Tips Belajar Statistik

Berikut ini ada percakapan antara Jono dan Toni:

Jono:  Toni, ajarin gue dong statistik! Gue pusing banget nih..  Besok mana UTS lagi!

Toni:   Statistik?  Wah, itu susah banget!!  Gue juga dah lupa tuh rumus-rumusnya, yang gue ingat dulu bikin tabel-tabel doang.. Caranya juga gue dah lupa tuh..

Jono:  Yah, bagaimana sih lu, padahal baru tahun lalu lu belajar!  Jadi ngga gunanya dong lu belajar statistik tahun lalu..

Toni:   Hehehe, iya ya..  Sampai sekarang aja gue juga belum tahu tuh buat apa belajar statistik? Baca lebih lanjut

Skala Pengukuran Variabel

…untuk mempermudah ingatan anda akan skala pengukuran variabel, ingat aja mpok NORI…

Belum lengkap memulai pelajaran statistik tanpa mengenal konsep variabel.  Variabel merupakan salah satu komponen penting dalam penelitian.  Jika variabel tidak didefinisikan dan diukur dengan baik akan menyebabkan kebingungan dalam menentukan desain penelitian yang tepat serta dalam menentukan prosedur analisis statistik yang sesuai.

Variabel bisa diartikan sebagai ukuran atau ciri-ciri yang dimiliki dan digunakan dalam penelitian untuk menjelaskan fenomena atau memecahkan masalah.  Contoh-contoh variabel ialah: jenis kelamin, tinggi badan, pendapatan rumah tangga, tanggal lahir, wilayah dan sebagainya.

Variabel yang kita masukkan dalam penelitian haruslah memiliki skala ukuran.  Untuk itu perlu adanya pengukuran skala variabel.  Pengukuran adalah pemberian angka atau kode pada suatu variabel obyek/responden.  Dalam metodologi penelitian ini, proses ini masuk di dalam kegiatan definisi operasional. Baca lebih lanjut

Kesalahan Penyajian Data

Bertentangan dengan tujuannya, grafik yang dibuat secara keliru bisa mengaburkan informasi yang sebenarnya dan memanipulasi pembaca.

Setelah menjelaskan teknik pemilihan grafik pada tulisan sebelumnya, kali ini saya akan mencoba menjelaskan beberapa kesalahan yang sering terjadi saat pembuatan grafik.  Beberapa kesalahan yang ada antara lain:

Menggunakan sampah grafik

Menurut Wikipedia, sampah grafik  (chart junk)  mengacu pada semua elemen visual dalam diagram dan grafik yang tidak perlu untuk memahami informasi yang diwakili pada grafik, atau mengalihkan perhatian pembaca dari informasi yang disampaikan.

Istilah grafik ini (chartjunk) diciptakan oleh Edward Tufte pada tahun 1984 pada bukunya yang legendaris (walau belum punya, tapi sering dengar😀 ) The Visual Display of Quantitative Information, Tufte menulis:

Dekorasi interior grafis menghasilkan banyak warna yang tidak menceritakan pada pembaca sesuatu yang baru.  Tujuan dari dekorasi bervariasi – untuk membuat grafik tampak lebih ilmiah dan tepat, untuk meramaikan layar, untuk memberikan desainer kesempatan untuk latihan keterampilan artistik.

Teknik Pemilihan Grafik

Ketika kita ingin melakukan perbandingan, menunjukkan hubungan, melihat perkembangan, grafik bisa membantu kita agar para pembaca bisa melihat dan mengerti atas apa yang kita sampaikan.

Grafik mungkin bukan hal baru yang kita dengar.  Setiap laporan kantor, jurnal dan berita di televisi sudah sering menampilkannya.  Grafik berguna untuk menyampaikan data dengan lebih menarik, mudah dicerna dan lebih jelas.  Grafik sesuai dengan pepatah “a picture is worth a thousand words” yang artinya “sebuah gambar setara dengan ribuan kata-kata”.  Sebuah grafik berguna pada saat kita menjelaskan dan menyajikan data.  Ketika kita ingin melakukan perbandingan, menunjukkan hubungan, melihat perkembangan, grafik bisa membantu kita agar para pembaca bisa melihat dan mengerti atas apa yang kita sampaikan.  Apabila kita hanya menampilkan data berupa tabel dengan jumlah dan persentasenya, mungkin audiens/pembaca pada mulanya bisa mengerti tetapi jika dilakukan terus-terusan dijamin pasti membosankan.  Betul?  Manusia di jaman sekarang dilatih untuk lebih senang melihat daripada membaca.  Baca lebih lanjut

Teknik Penarikan Sampel

…penarikan sampel akan dipengaruhi oleh tujuan penelitian, karakteristik populasi, alat yang digunakan dan pertimbangan peneliti.

Pada tulisan sebelumnya sudah dijelaskan perihal populasi dan sampel.  Sebenarnya saya ingin membahas teknik penggunaan grafik, tetapi saya sudah terlanjur berjanji pada tulisan sebelumnya bahwa saya akan membahas teknik penarikan sampel.  Karena janji adalah hutang maka harus dibayar secepatnya supaya tidak tertunda, berbunga atau lupa. 😀

Masih ingat ini: sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin dijadikan unit pengambilan data dan sampel dipilih dengan metode survei.  Kalau tidak, silahkan baca tulisan saya tentang populasi dan sampel.

Metode pengambilan sampel dibedakan menjadi dua, yaitu:

  1. Probability sampling (penarikan sampel acak) dimana setiap unsur yang ada dalam populasi diberi kesempatan atau peluang yang sama untuk bisa diambil sebagai sampel.
  2. Non-probability sampling (penarikan sampel tidak acak) dimana setiap unsur yang ada dalam populasi tidak diberi kesempatan atau peluang yang sama untuk bisa diambil sebagai sampel.

Untuk jelasnya, akan dibahas satu persatu ya. Baca lebih lanjut

Populasi dan Sampel

Populasi dan sampel menggambarkan berapa luas cakupan kelompok data dalam penelitian.

Menurut istilah statistik, populasi merupakan keseluruhan jumlah subyek atau obyek yang akan diteliti.  Penelitian yang membahas tingkat kesejahteraan rumah tangga di Manado, misalnya, populasinya ialah rumah tangga di Manado.  Jika penelitian membahas pengujian isi botol minuman yang diproduksi sebuah pabrik, maka populasinya ialah botol minuman yang diproduksi oleh pabrik tersebut.  Besar populasi ada yang bisa diketahui secara pasti dan ada juga yang tidak bisa diketahui secara pasti.  Populasi penduduk Indonesia, misalnya, bisa diketahui secara pasti lewat pendataan Sensus Penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. Populasi pohon di Indonesia, misalnya, siapa yang mau hitung? Hehehe Baca lebih lanjut

Definisi Statistik

…statistik bukan hanya berbicara tentang sensus atau menghitung penduduk…

Statistik sudah menjadi hal yang lumrah didengar saat ini.  Banyak yang mengasosiasikan statistik dengan data, informasi atau kumpulan fakta.  Menurut kamus bahasa Inggris, statistik berasal dari dua kata: STATISTIC dan STATISTICS.  Statistic (statistik) berarti kumpulan angka-angka yang terkadang disusun dalam tabel, daftar atau diagram.  Statistics (Statistika) berarti ilmu/pengetahuan yang mempelajari teknik pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, analisis dan penarikan kesimpulan berdasarkan analisis yang dilakukan.

Statistika memiliki dua kegunaan utama: DESKRIPSI dan KEPUTUSAN. Baca lebih lanjut